Monday, November 27, 2006
cinta ini...
telah membawaku ke tempat lebih dalam,
jatuh aku dalam ketidakberdayaan,
pasrah dalam menerima segala...
keyakinan telah merasuki segenap jiwa,
yang walau hanya setengah hati dicintai...
pikiranku terus berlari,
asa makin meninggi...
ada selintas tanya..
kemanakah jiwa dan raga ini harus mengabdi..?
setelah Illahi Rabbi..
hanya padamulah hati ini terpatri..
aku sungguh mencintaimu,
walau hanya lewat mimpi..
mengerti...
bahwa pasti tak mungkin lagi...
yang tersisa hanya pasrah,
lebur diri dalam imaji....
telah membawaku ke tempat lebih dalam,
jatuh aku dalam ketidakberdayaan,
pasrah dalam menerima segala...
keyakinan telah merasuki segenap jiwa,
yang walau hanya setengah hati dicintai...
pikiranku terus berlari,
asa makin meninggi...
ada selintas tanya..
kemanakah jiwa dan raga ini harus mengabdi..?
setelah Illahi Rabbi..
hanya padamulah hati ini terpatri..
aku sungguh mencintaimu,
walau hanya lewat mimpi..
mengerti...
bahwa pasti tak mungkin lagi...
yang tersisa hanya pasrah,
lebur diri dalam imaji....
jika saja....
samar...
sepi.
redup...
kelam...
gelap...
dan semua fatamorgana.
bukalah mata hati,
percaya akan segala kekuatannya...
bahwa ku kan selalu menggenggam tanganmu,
menuntunmu tanpa lelah.
mengabdikan seluruh indera..
untuk kau miliki....
jika saja
di hatimu hanya ada aku.
sepi.
redup...
kelam...
gelap...
dan semua fatamorgana.
bukalah mata hati,
percaya akan segala kekuatannya...
bahwa ku kan selalu menggenggam tanganmu,
menuntunmu tanpa lelah.
mengabdikan seluruh indera..
untuk kau miliki....
jika saja
di hatimu hanya ada aku.
Sunday, November 26, 2006
Tuntun aku
jejakmu terlalu samar kuikuti......
nyala lilinku redup kadang membuat ku tersesat
ay...... pegang tanganku... tuntun aku
nyala lilinku redup kadang membuat ku tersesat
ay...... pegang tanganku... tuntun aku
